aku mensyukuri saat telapak kakimu itu
memeluk ujung jari kakiku
saat urat nadi tebal di lengan kasarmu
menelusuri kulit telanjang di pinggangku
saat kau menyelipkan nafasmu di tengkuk keluku
saat keringatmu menyeka dalam hela dadaku
saat bulir tebal cinta kita masih tetap menggantung
walau surga gelap nikmat di atas tangga nafsu itu
terlewati sudah.
11.2.05
Killed by
Noran Bakrie
at
12:27 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment