Wednesday, April 20, 2005
celaka.
pikiranku terlanjur tak mau lepas dari siluetmu.
dan matamu tak mau berhenti berkeliaran di kepalaku.
tanpa daya,
tak mampu kubebaskan dirimu dari diriku.
dan meskipun kau bersemayam di dalamku,
aku hanya akan merintih dan mampus-mampusan menahan perih yang menyayat-nyayat.
karena sesungguhnya, aku tak mau mengurungmu di sini
aku mau kamu bebas, tak terkungkung oleh perasaanku
aku mau kamu temukan dunia yang membuatmu bahagia.
---
Tuesday, April 19, 2005
bang, boleh nggak aku pinjam sebentar semangatmu...?
soalnya aku lagi kehilangan nyawaku nih,
sudah kucari-cari kemana-mana, sumpah bang!
dia sembunyi, entah dimana.
nggak betah lagi dikurung dalam badanku.
bang, boleh nggak aku pinjam senyummu...?
dan boleh nggak kasih tau aku caramu menikmati dunia?
dan rasa tidak peduli yang kamu punya, terhadap apapun yang menghalangimu
dan rasa sayang pada lingkaran yang kauciptakan disekelilingmu
boleh nggak, aku pinjam intelejensimu...? dan rasa ingin tahumu yang besar,
terhadap semua sejarah dan maksud dibalik kehadiran kita - manusia yang tergila-gila akan cinta.
---
Sunday, April 17, 2005
nih ya, bang... aku lagi mengerahkan semua kemampuan logikaku.
aku lagi mencari alasan dibalik perasaan tololku.
berusaha setengah mati memilah-milah, yang mana nafsu dan yang mana cinta.
kamu yang sangat mencintai kekebasan.
kamu yang idealis.
kamu yang tak peduli bahaya.
kamu yang luar biasa cerdas.
kamu yang cerewet tentang segalanya.
kamu yang tulus.
kamu yang selalu ingin melindungi semuanya, termasuk perasaanmu.
kamu yang selalu tersenyum.
kamu yang selalu mabuk.
dan kalau ditanya apakah itu semua yang membuatku terus kepikiran kamu?
bukan.
yang buat aku terus mikirin kamu, adalah karena waktu itu ...
kamu melihatku.
dan aku juga balas melihat, ke balik matamu.
dan aku menemukan diriku disana.
20.4.05
trilogi
Killed by
Noran Bakrie
at
5:02 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
it applies to everyone, that's why i LOVE ur blog :D
Post a Comment