akalku lepas.
melayang tanpa rumah
tanpa arah
kamu berharga.
karena kamu empunya jiwa
dan damai.
karena kamu penentu;
dan kamu pemilik aku.
dan tak sedikitpun aku mengerti kamu
karena aku tak mampu.
jadi kini aku tersesat dan mengambang
dan bermimpi-mimpi kapan aku
bisa menyentuh kamu.
karena
aku tak bisa tenang
sebelum
menemukan kamu.
semoga kutemukan kamu dalam imanku.
walau begitu fana dan bohong itu kedengarannya.
29.3.06
Killed by
Noran Bakrie
at
3:19 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment