Saat kamu kecil kamu diiming-imingi cita-cita yang tinggi.
Mereka buat percaya bahwa suatu saat nanti kamu akan kaya dan bahagia.
Kamu akan hidup enak.
Kamu akan nyaman.
Dan saat kamu beranjak, kamu menyadari.
Bahwa kamu nggak kaya-kaya juga.
Boro-boro pensiun dini, udah tua bangka aja masih mengais-ngais rejeki di tong sampah.
Boro-boro punya mobil mewah, naik kereta api aja nyelundup biar nggak bayar tiket.
Boro-boro bisa keliling dunia, gubuk lapak tempat kamu tinggal aja udah diincar pemda mau digusur.
Dan kamu marah karena kecewa.
Hidup itu bukan ilusi. Mimpi tanpa meraih, menyesatkan kamu sendiri.
Meraih tanpa rasa syukur, membunuh jiwamu sendiri.
22.5.06
Satire Orang Jakarta
Killed by
Noran Bakrie
at
4:57 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment