28.6.06

lama-lama gue capek memeluk lo melulu.
gue malas menyentuh lo.
dan saat gue cium lo, gue nggak merasa apa-apa lagi,
hanya kebal yang tebal
hanya liur yang basah
kulit yang empuk
dan nafas yang dingin.
gue letih mikirin lo.
gue merasa nggak ada gunanya lagi untuk peduli sama elo.
lo menyita semua tenaga gue,
jadilah gue begini,
nggak punya emosi apapun untuk elo.
kenapa kita sampai di sini aja sih?
gue mau terusin cerita kita,
tapi gue malas mengetik. gue malas merangkai kata. gue malas berpikir dan membayangkan,
bisa seindah apa hidup kita di bab berikut nanti.

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape