akalku lepas.
melayang tanpa rumah
tanpa arah
kamu berharga.
karena kamu empunya jiwa
dan damai.
karena kamu penentu;
dan kamu pemilik aku.
dan tak sedikitpun aku mengerti kamu
karena aku tak mampu.
jadi kini aku tersesat dan mengambang
dan bermimpi-mimpi kapan aku
bisa menyentuh kamu.
karena
aku tak bisa tenang
sebelum
menemukan kamu.
semoga kutemukan kamu dalam imanku.
walau begitu fana dan bohong itu kedengarannya.
No comments:
Post a Comment