21.2.09

di saat-saat seperti ini. rasanya ubun-ubun mau pecah.
bola mata mau meleleh. dada mau meledak.
kamu tak mau enyah dari kepala.
dan mereka.
dan dia. dan dia. dan dia.

dia. dia.

mereka.

dia.

dia yang badannya lebih langsing.
dia yang senyumnya lebih menggemaskan.
dia yang dadanya lebih bulat.
yang perutnya lebih kencang.
dia yang pahanya lebih lurus.
yang lehernya lebih jenjang.
dia yang tawanya lebih menggoda.
dia yang. bajunya melekat manis di tubuhnya.
dia yang aromanya bagai taman bunga di pagi hari.
pakai rok lipit. ayu bukan main.
pakai nine west leather highheel.
tas jinjing miu miu.
rambutnya tertata rapi diblow. 2 hari sekali.
wajahnya tak lepas dari eyeliner, maskara & blush-on

mereka. perempuan. yang nampaknya lebih menyenangkan.
mereka yang lebih cocok berjalan di sampingmu.

mereka yang lebih masuk akal jadi perempuanmu.

di saat-saat seperti ini. nampaknya lebih baik mati saja
daripada hidup dalam kepura-puraan
daripada hidup dalam ketakutan
daripada hidup tanpa kepercayaan
daripada hidup meyakini bahwa kamu akan setia sampai mati.

daripada berusaha setengah mati menjaga cinta untuk sejati.

kalau tidak boleh mati, setidaknya biarkan aku hidup sendiri.

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape