untuk kesekian kalinya dalam malam, belum panjang, namun bukannya baru saja
aku terlelap tanpa kamu, bangun tanpa kamu, dan di tengah-tengah itu
jadi pelampiasan pikiran kalut kamu.
kamu,
yang tiga hari ini hinggap di rumah 2-5 jam,
yang menghilang tiap mata terbuka
yang tidak ada, saat kemaluanku perih kalau aku pipis pagi-pagi.
yang menguap, tidak seperti bercak dirimu itu yang meresap di sprei baru kita.
kamu yang di sms bilang, "aku kangen kamu. maafin aku semalem..."
yang menelponku satu kali saja tiap malam, memastikan aku diam manis di rumah.
memastikan aku tetap diam manis di rumah saat kamu pulang dan merasa berhak semena-mena.
1 kali. 2 kali. ke-3 kalinya,
aku menyambut pagi dengan perasaan seperti sampah.
sebisa mungkin aku buat kamu bahagia saat kamu marah,
salahnya aku berpikir kalau selangkanganku itu yang kamu suka.
"lagi-lagi aku menipu diriku sendiri,"
bisikku pada birubiru lebam yang pedih di sekujur badan ini.
semoga kamu cuma sedang punya perempuan simpanan saja
semoga kamu cuma sedang gila saja
karena aku tidak mau berpikir
kalau selama ini
aku mencintai
seorang...
2.11.09
Killed by
Noran Bakrie
at
1:23 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment