2.5.10

"Yawda. Apa yg mau kamu sebel dan pengen ubah dari aku?"

"Hmm. Kamu sentimental. Kelewat sensitif. Kamu keras kepala. Kamu boros, dan impulsif! Nggak bisa nyimpen duit. Kamu kadang terlalu perlu bujukan/dukungan supaya bisa bergerak. Kamu suka sedih nggak jelas. Kalo kamu marah, bisa judes. Kadang nggak pikir dua kali untuk konfrontasi sama orang. Kan kamu suka teriak2 emosi kan, atau nantangin preman berantem? Kamu childish, suka kabur dari tanggung jawab, masih mikirin enaknya sendiri. Kamu suka males bersihin kamar. Kamu suka pura-pura lupa nutup pintu dan matiin lampu. Kamu angot-angotan. Kamu bandel dalam berhubungan, contohnya, aku tau kamu masih suka ngegodain mantan-mantan kamu dan kasih harapan ke mereka. Kamu suka ngisengin orang, kamu susah diajak serius kadang-kadang. Kamu terlalu santai, terlalu ignorant. Kamu bosenan, kadang suka nggak konsisten, nggak bisa dipegang. Kamu suka ngeyel. Kamu kalo udah keseringan dimanjain, suka ngelunjak trus ngambek kalo aku lagi capek  untuk manjain kamu..."

"Buset."

"Lah tadi nanya kan?"

"Banyak amat."

"Itu belom selesai tauk."

"Trus gimana coba cara aku ngubah itu semua? Satu aje susahh! Hhhh."

"Hehe, sebenernya nggak perlu kamu ubah, juga nggak pa-apa. Aku udah biasa. Lagian, bagusnya kamu mah jauh lebih banyak dari jeleknya kamu. Masih untung-lah,"

*Nyengir*

"Aku juga banyak bikin kamu sebel."

"Iya nih ya. Contohnya, kamu..."

"Aku nggak nanyaaaaa... Weeeekkk, aku nggak nanyaaaaaaa..." *Smackdown biar saya diam, yang kemudian menjadi gulat kasur sambil main gelitikan dan diakhiri dengan usel-usel trus kelonan.*


=">

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape