29.11.10

Asam ludah ini di tenggorokan.
Memar jiwa ini menahan emosi.
(emosi.)
Aku ini perempuan, campuran dari emosi dan kenangan.
Cita-citaku sudah penuh semua, jadi tak kucari lagi.
Cita-citaku itu..
Satu, Jadi apa yang aku mau.
Dua, Melakukan apa yang aku mau.
Tiga, Mencintai seseorang dengan dalam dan tulus.
Sudah lengkap. Tak ada apa-apa lagi di depan.
Aku ini nenek tua yang tersenyum pada sisa nyawanya.
Dan kamu pemuda yang masih senang bercerita.
Sekarang kamu mengerti,
kenapa perih sekali hati keriputku setiap aku ingat kalau dia itu milikmu?
Akankah kamu mengerti,
akankah mulut ini bicara dan merangkum semua yang hendak keluar,
semua yang tak mampu aku jelaskan.
Atau akankah semua terkubur di badan ini dan kubawa sampai mati.

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape