Yang paling rapuh itu bukan porselen,
atau tumpukan balok Uno yang sudah kelewat tinggi.
Atau immune bayi terhadap penyakit menular.
Atau perasaan wanita.
Apalagi nyawa makhluk hidup yang kadang suka lewat sekejap tanpa sempat kita
mengamati dan menikmati kehadirannya di pandangan kita.
Yang paling rapuh itu adalah....
Keyakinan.
Keyakinan manusia pada dirinya. Pada hati nuraninya. Pada akalnya.
Pada keteguhan jiwanya.
Dan itulah kenapa dunia menjadi dunia.
atau tumpukan balok Uno yang sudah kelewat tinggi.
Atau immune bayi terhadap penyakit menular.
Atau perasaan wanita.
Apalagi nyawa makhluk hidup yang kadang suka lewat sekejap tanpa sempat kita
mengamati dan menikmati kehadirannya di pandangan kita.
Yang paling rapuh itu adalah....
Keyakinan.
Keyakinan manusia pada dirinya. Pada hati nuraninya. Pada akalnya.
Pada keteguhan jiwanya.
Dan itulah kenapa dunia menjadi dunia.
No comments:
Post a Comment