11.9.11



aku ingat bapakku dulu sempat berkarir di politik. mantap dan menjanjikan.
tapi dia gila sendiri karena dia tau segala dosa pemerintah. dia mau meluruskan, malah dikecam.
diancam, dihancurkan reputasinya. dan berhentilah dia.
"daripada makan ati," katanya.
ujung-ujungnya kami semua jadi makan gabah.
dia tak mampu menanggung hidup kami. usahanya banyak yang gagal,
masalah dari keluarganya beruntun menyerang.
dan dia kembali gila sendiri.

hidup ini sia-sia kalau kita pikirkan. aku rindu kebodohan dan hati yang tidak terjamah uang.

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape