19.7.08

"
aku minta maaf.
aku menyesal.
aku bajingan.
aku egois.
aku tolol.
aku kayak taik, aku jahat.
aku menyesal. aku menyesal, aku minta maaf.
ampun.
kamu bisa tampar aku kalau mau,
kamu bisa ngapain aja sesuka kamu, tapi maafin aku ya. ya?


aku tau ini nggak mungkin, tapi aku mau coba.
aku mau bunuh ego aku.
ini bukan tentang aku, mau-nya aku, perasaan aku.
kalo mikirin aku sih, semuanya nggak ada yang jelas,
makanya nggak usah dipikirin!


aku mau mikirin kamu. ego-nya kamu. mau-nya kamu. perasaan kamu.

aku tau aku egois, tapi aku mau coba.
sumpah, aku mau coba untuk cuma mikirin mau-nya kamu.
mau kamu apa, kasih tau aku dan aku akan turutin.


mau kamu apa?"

dia melihat aku lama sekali.
(sumpah, mendingan mati disayat-sayat silet & dilumurin jeruk nipis daripada dipelototin kayak gini.
)
dan kemudian dia bilang:

"aku mau kamu bahagia.
aku mau kamu, tapi aku mau kamu bahagia."

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape