Sabtu sore.
Long weekend. Hujan mendung dingin, mmmm.
Batal nonton Jens Lekman (Pesawatnya terjebak badai di Cina).
Badan udah mendingan (Semalaman muntah-muntah kronis, udah kayak sakratul maut deh, hehe).
Popo terbang ke sini (Katanya pengen jagain saya dan pastiin saya nggak ngeyel maksain badan yang penyakitan ini nonton Jens ke Bandung, hihi, dia belom tau kalo Jens-nya emang nggak jadi dateng.
Saya emang kangen, tapi saya tau dia sibuk di Malaysia.
Tapi dia bilang, satu-satunya yang dia peduliin cuma saya. Bukan kerjaan di Malaysia. Bukan karirnya. Bukan yang lain.
Huaahh. Popo, kau bagai ksatria berbaju besi yang dengan gagahnya datang menyelamatkan saya.
Seperti di dongeng-dongeng bohongan itu. Seperti di cerita film romantis di Hollywood, yang kita tau itu mah mana ada yang bisa punya cinta sesempurna itu.
Popo kamu tuh terlalu sempurna, kenapa ya?)
*Nungguin Popo datang. Tadi sms, katanya pesawatnya baru landing, hehehe*
6.12.08
Killed by
Noran Bakrie
at
4:35 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment