hari pertama puasa. bangun jam 2 siang, hehe.
popo lagi maenan laptop di samping waktu aku bangun
dia mengecup kepalaku sekilas saat sadar tubuhku menggeliat, "selamat sore, kebo."
aku menggeram, padahal kesenengan :)
popo berbaring di sampingku dan memelukku, "di luar panas banget,"
"hmmm,"
tangan kanannya menyibak kutangku dan meletakannya di dada kananku.
"heeeehhh, puasa,"
"hihi kamu tetenya lucu banget," dia nyengir bandel kayak anak kecil numpang liat hamster di pet shop.
"puasaaaa..."
dia mencolek-colek putingku. "kan nggak pake nafsu,"
"hmmmmmpppphhhhh...."
dasar makhluk iseng. terus aja ditowel-towel.
aku geli sendiri. makin lama tawaku makin keras. "geli ah!"
"huuuu sayangku tetenya lucu amaaaat,"
aku tergelak melihat raut mukanya.
aku memegang kedua kepala dan mengecup bibirnya sekilas. "you like my boobies?"
"uh-huh. i love your boobies so so so much." dia mengecup putingku sekilas, kemudian mengecup keningku. "mau ngapain hari ini?"
"submit sana, submit sini. aku males keluar kamar, bawa sini aja laptopnya, hehe."
"mandi gih."
"males."
"uh. asyem."
"kamu jugaaaa..."
dia menatapku dan tersenyum. "mata kamu bengkak,"
aku menoleh ke arah lain.
"hey, feel better now?"
aku mengangguk, tersenyum sedikit.
"kamu masih belum mau cerita ya?"
mengangguk lagi. "aku akan cerita sama kamu, tapi sekarang aku belum mau."
dia melihatku sedih. aku tau dia penasaran setengah mati kenapa malam tadi aku menangis tanpa henti (ya, semalaman aku mikirin loh dan telefon dari istrinya. bodoh memang.)
"okay, tapi nanti cerita ya?"
"he-eh."
"i love you, momo." kecupan terakhir sebelum dia kembali berkutat dengan komputer, headset dan program editingnya.
i love you, popo.
22.8.09
Killed by
Noran Bakrie
at
10:22 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment