26.8.09

jangan pikir mataku buta dan tidak kenal kamu
cawan bermuka dua itu, kamu. kamu yang
cangking kanannya batu emas
cangking kirinya rambut perawan

bukubukunya berlembarlembar
padahal bulu kemaluannya belum pun tumbuh
senyumnya berlapislapis
aku lihat yang di balik kacamatanya meliriklirik
aku lihat hatinya berkelok kemanamana mencari celah
mencari kancingkancing di balik bajuku
mencari cara agar terlepas semua pakaian tebalku
dan lucutlah aku telanjang
berdiri kedinginan di samping dirinya yang berkilap kajian

ah perempuanku, saudariku
aku memang bodoh
kepalaku tidak kulapisi dengan segala kepintaran yang kamu punya
kepalaku terbuka untuk siapapun yang mau menghina
kepalaku terbuka untuk merunut satu persatu apa maumu
kepalaku terbuka untuk menatap siapa dirimu di balik badanmu

kepalaku terbuka, sungguhsungguh lebar
cukup lebar untuk buat kamu selalu ingin bunuh aku
cukup lebar untuk buat kamu selalu cemburu padaku

2 comments:

Gogo Caroselle said...

nortje,
tulisannya bagus..
sinis tapi elegant.. i likee
cups

Noran Bakrie said...

thank you, tp itu nggak sinis kok... beneran deh. aku nulis itu gak pake marah, kecewa sih iya - tp sisanya ditulis dgn muka lempeng tanda mafhum ahahaha

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape