jangan pikir mataku buta dan tidak kenal kamu
cawan bermuka dua itu, kamu. kamu yang
cangking kanannya batu emas
cangking kirinya rambut perawan
bukubukunya berlembarlembar
padahal bulu kemaluannya belum pun tumbuh
senyumnya berlapislapis
aku lihat yang di balik kacamatanya meliriklirik
aku lihat hatinya berkelok kemanamana mencari celah
mencari kancingkancing di balik bajuku
mencari cara agar terlepas semua pakaian tebalku
dan lucutlah aku telanjang
berdiri kedinginan di samping dirinya yang berkilap kajian
ah perempuanku, saudariku
aku memang bodoh
kepalaku tidak kulapisi dengan segala kepintaran yang kamu punya
kepalaku terbuka untuk siapapun yang mau menghina
kepalaku terbuka untuk merunut satu persatu apa maumu
kepalaku terbuka untuk menatap siapa dirimu di balik badanmu
kepalaku terbuka, sungguhsungguh lebar
cukup lebar untuk buat kamu selalu ingin bunuh aku
cukup lebar untuk buat kamu selalu cemburu padaku
26.8.09
Killed by
Noran Bakrie
at
11:07 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 comments:
nortje,
tulisannya bagus..
sinis tapi elegant.. i likee
cups
thank you, tp itu nggak sinis kok... beneran deh. aku nulis itu gak pake marah, kecewa sih iya - tp sisanya ditulis dgn muka lempeng tanda mafhum ahahaha
Post a Comment