26.12.09

pelik sekali berselingkuh dengan waktu
satu tahun telah berlalu
sejak darah kita berdua luruh di pagi buta
sejak tuhan bilang, "belum saatnya."

dan sekarang aku bilang, "belum saatnya."
"luka di hati ini masih menganga
dan perih di rahim ini belum berlalu."

"tunggu sebentar."
kamu bilang, "sampai kapan?"
tidak semua pertanyaanmu bisa aku jawab.

sama seperti saat kamu bertanya,
"sampai kapan aku nunggu untuk bisa jadi suami kamu?"
dan juga ini, "sampai kapan kamu siap jadi ibu anak aku?"

lelaki,
aku ini wanita bodoh.
tak satupun dari pertanyaanmu bisa kujawab.
untuk apa sih kamu di sini dan mencintaiku?
apa kamu yakin itu yang benar-benar kamu mau lakukan?

kalau iya, kamu lebih bodoh dari aku.
kita adalah sepasang manusia bodoh
tak sekalipun berhenti mengakali waktu
yang terkekeh menertawakan kebodohan kita.

pertanyaan macam apa itu: "sampai kapan?"
siapa yang tau kecuali waktu.

No comments:

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape