btw, i stumbled into a draft in my posting tab. hihihihihi
jadi inget, dulu saya pengen post email dari gerry. sejak kita berantem hebat yang terakhir kalinya itu, dimana saya sampe mengucapkan talak satu, hehe, gerry selalu ngirimin email-email nggak jelas. sehari bisa sepuluh kali. kadang isinya cuma ditulis di subject, misalnya kl jam 11 siang, dia kirim email yang judulnya, "makan... makaaaaaan...." - udah tuh, gitu aja.
atau biasanya emailnya itu isinya link-link video youtube atau link apaan aja, random banget, dari cerita-cerita hidup mengharukan, fakta tentang band/musisi favorit, tutorial video, gambar kucing gak jelas... sampe quote-quote yang lebih nggak jelas lagi.
kadaaaaang, ada juga puisi buatannya. bukan puisi sih, tapi lebih ke "kata-kata"... halah
dan iniiii, adalah email dia yang buat saya terpaku. saya merinding pas baca, kemungkinan besar saya sukses digombalin, namun bisa juga, dia memang beneran satu-satunya laki-laki yang perasaannya memang sebesar itu. entahlah. wallahu alam.
to Noran Bakrie
date Sat, Nov 28, 2009 at 11:11 PM
mailed-by gmail.com
signed-by gmail.com
Kamu tau nggak, aku beruntung dikenalin Tuhan sama kamu.
Kamu satu diantara sejuta. Kamu pintar, kamu luar biasa, kamu sederhana.
Kamu lucu, kamu kocak, perasaan kamu halus, penyayang. Kamu ekspresif,
Tuhan, orang tua, ikhlas & bersyukur,
Dan aku nggak akan nemuin perempuan lain kayak kamu, di hidup aku... kamu
adalah rejeki dari Tuhan yang paling murah hati buat aku. Nggak akan
aku dapetin lagi. Aku minta ampun, Momo.
Banyak janji dari mulut aku yang aku langgar, kamu kelewat baik dan
aku kelewat kurang ajar. Aku tau, aku bukannya nggak tau, dan sampai
sekarang aku nggak berani ngaca karena aku tau siapa aku.
Kamu selalu ngertiin kondisi dan sikap aku, kamu selalu tau kapan
saatnya kamu manja sama aku atau justru manjain aku, kamu selalu nurut
padahal sering banget aku yang salah, kamu sabar setiap aku melampiaskan
semua marah & stres aku ke kamu, kamu selalu ngalah
kalau aku lupa bahwa semestinya aku yang menjaga diri kamu.
Nggak akan mungkin aku nemuin manusia yang punya hati sebesar dan sekuat
kamu nggak ada lagi.
Aku nggak berjanji apa-apa kali ini, tapi aku nggak akan ngelepasin
kamu. Aku nggak bisa. Kamu lihat nanti, kita nggak akan berpisah. Aku
bukan siapa-siapa, tapi aku tau siapa yang aku mau. Aku nggak akan berhenti
jaga kamu, jaga mama dan buat kalian aman & bahagia.
Kamu akan percaya aku lagi, kamu akan biarin aku sayang sama kamu lagi.
I love you more than my life, Noran Bakrie.
dia pulang ke rumah sejam setelah dia kirim email itu, saya tunggu dia sambil duduk bengong di tempat tidur. dia masuk ke kamar, kami liat-liatan dan nggak tau mau ngomong apa. dan dia bersimpuh di pangkuan saya, kita berdua masih nggak tau mesti ngomong apa. akhirnya setelah beberapa lama, saya suruh dia makan. awalnya dia nggak mau, tapi saya bawain makanannya ke kamar. kami makan bareng, masih diem-dieman. akhirnya dia nanya, "how was your day?"
tiba-tiba saya bingung cara menjawab pertanyaan sesederhana itu.
saya balas nanya, "how was yours?"
dia bilang, "i've sent you email,"
saya bilang, "i know."
saya tersenyum, dan dia mukanya antara mau nangis dengan mau senyum, namun dia memeluk tangan saya kemudian mengecupnya. :)
3 comments:
aku menangis membacanya..
emailnya keren...
semoga kamu berdua awet selalu ya, noran :)
*senyumsenyum saja*
sweet ^^
@ owly/tazty:
haaa... kok nangis juga?
udah jangan, aku aja yang mewek, hehehe
amiiiiin... amin amin!
@ rid:
he is! :) alhamdulillah masih ada yang sayang hehe :P
hope you have the same luck dear!
Post a Comment