3.6.10

jam 11 malam, baru pulang dari meeting. aku buka pintu kamar dan popo yang pertama aku lihat, lagi baringan di kasur sambil browsing-browsing youtube. "heyow," suaraku agak lemah (dan agak manja) soalnya capek.
dia tersenyum. penuh artiiiii, setengah ngejekin, setengah kasihan. "naik apa tadi?"
"angkot."
"pulangnya juga?"
"iya, kan kamu cuma kasi jajan lima puluh ribu,"
"ya ya ya.. terus, terus, hari ini sukses dong kamu seharian naik bis,"
"hiyaaa..." aku duduk di lantai dan meluruskan kaki, bersender di pinggir kasur.
"capek nggak?"
"he-eh."
"macet nggak?"
"enggak. tapi ngetemnya lamaaaaa..."
popo bergeser ke pinggir kasur dan meletakkan dagunya di ubun-ubun kepalaku sambil memelukku. "enak naik bis?"
"hmmm... enak kok, murah,"
"kan kamu lagi sakit punggungnya, bawa-bawa laptop nggak capek?"
"mmm... sedikit..."
popo mengecup kepalaku. "uh, acyem,"
"iyaaa...."
"ini kena keringat kenek ya?"
"aaah, kamu ngejekin melulu,"
lalu dia memilin ujung lengan kaosku. "kaosnya lucu. beli dimana?" dia bertanya dengan nada menginterogasi.
aku menjawab sepelan mungkin. "beli di hongkong, popo..."
"ooo... ya ya ya, di h&m itu ya? yang kamu borong sampe tagihan card kita tiga juta?"
*uhuks* "..."
"nah, kalo kamu capek begini, keringetan asem gara-gara seharian naik bis, inget-inget yaaa... semuanya gara-gara kaos kayak gini nih. gara-gara kamu boros... yah?"
"..."
"kamu marah aku ngejatahin uang jajan kamu sekarang?"
"enggak, popo. aku emang salah," aku menunduk sedih. sebenernya dalam upaya supaya dia tambah simpatik, hihihi
"mandi gih sayang. aku nggak mau bobo sama panda asyem,"
"owkey..."
"nanti abis mandi, aku pijitin,"
*hihihihi asik, kasian juga dia* aku beranjak ke kamar mandi, menanggalkan bajuku yang lengket oleh keringat. eehhh tau-tau si popo juga nyusul di belakang, ikutan mandi juga, ehehehehe, dasar iseeeennngggg


ternyata backpacking saya kemarin itu bener-bener ngejebol tagihan, nggak tagihan telpon, nggak tagihan kartu kredit... soalnya saya kalap belanja, di hong kong dan india, padahal sebelum berangkat popo udah wanti-wanti kalau kita tidak ada uang lebih. di ujung kemarahan popo karena saya nggak mudeng-mudeng juga disuruh berhemat, akhirnya dia dan mama memutuskan untuk ngebatasin jajan saya, per hari lima puluh ribu rupiah atau per bulan satu juta rupiah, tergantung situasi (bagai jaman mahasiswa dulu deh!). credit card saya juga disita dan saya nggak boleh belanja baju apapun dalam enam bulan ke depan. huks, nasib saya udah mirip-mirip lah sama tahanan sipil, banyak banget aturannya... kesian ya, kesian yaaaaaa?

5 comments:

A N A S T A S Y A said...

aww you are on budget restriction hihi.. Goodluck, it's always feel good after we passed the strict budget period, realizing we actually can live in that low cost :)

Gogo Caroselle said...

iyy momo kasian dihukuuummm...
nakal si...
semoga tagihan semya cepet dibayar ya momo biar bs jajan lgiii :D

Noran Bakrie said...

@tasya-
masih lama ini passingnyaaa.. huhuhu

@gogo-
uhuks

owly said...

semangat berhemat ya, noran :)

Noran Bakrie said...

:)

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape